Perintisan Gereja Menggunakan Penginjilan Dengan Metode Pendekatan Budaya di Daerah Bali
Abstract
Pulau Bali adalah salah satu ikon dari bangsa Indonesia. Bali adalah destinasi wisata yang begitu terkenal bahkan sudah mendunia, namun mayoritas dari penduduk Bali masih beragama Hindu. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data-data yang kelak dapat digunakan untuk melakukan penginjilan di Pulau Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka. Penulis mengumpulkan data-data dari jurnal-jurnal ilmiah yang tersedia dan kemudian dihubungkan dengan pokok permasalahan yang sedang diteliti. Metode perintisan gereja yang paling efektif dan tepat untuk digunakan di Pulau Bali adalah dengan melakukan penginjilan dengan pendekatan budaya karena Bali terkenal dengan budayanya yang masih sangat kental sehingga para penginjil yang akan memberitakan kabar baik di Bali, perlu memanfaatkan hal ini sebagai jalan masuk dari Injil itu sendiri
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Armini, I Gusti Ayu. “I Gusti Ayu Armini, “Toleransi Masyarakat Multi Etnis Dan Multiagama Dalam Organisasi Subak Di Bali.” Jurnal Patanjala 5, no. 1 (2013): 39–53.
Damara, Nathanael Yoel, and David Eko Setiawan. “Strategi Perintisan Jemaat Paulus Sebagai Tent Maker Dalam Dunia Marketplace Di Era-Modern.” Open Science Framework (2020): 6.
Fay, Daniel Lenox. “Gambaran Umum Tentang Bali, Sejarah Penginjilan Di Bali Dan Karakteristik Gereja Kristen Protestan Di Bali.” Angewandte Chemie International Edition 11, no. 6 (1967): 951–952.
Firmando, Harisan Boni. “Kharisma Kepemimpinan Tokoh Agama Pada Masyarakat Batak Toba Dan Relevansinya Terhadap Perkembangan Gereja Di Tapanuli Bahagian Utara (Analisis Sosiologis)” (n.d.): 23.
Hannas, and Rinawaty. “Menerapkan Model Penginjilan Pada Masa Kini.” Kurios 5, no. 2 (2019): 175.
Miharja, Deni. “Adat, Budaya Dan Agama Lokal Studi Gerakan Ajeg Bali Agama Hindu Bali.” KALAM 7, no. 1 (2017): 56–75.
Miraji, Theodorus, and Felicia Irawaty. “Pandangan Postmilenialisme Dan Sumbangsihnya Bagi Pemulihan Kondisi Mental Orang Kristen Pada Masa Pasca Pandemi Covid-19.” Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama 4, no. 2 (2021): 39–53.
Moto, Maklonia Meling. “Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Dalam Dunia Pendidikan.” Indonesian Journal of Primary Education 3, no. 1 (201AD): 24–25.
Nainggolan, Samuel R. Misi Nommensen Dengan HKBP Kini (Suatu Perbandingan Antara Pemahaman Dan Praktek Misi Nommensen Dengan HKBP Kini), 2012.
Prasanti, Ditha. “Penggunaan Media Komunikasi Bagi Remaja Perempuan Dalam Pencarian Informasi Kesehatan.” LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi 6, no. 1 (2018): 16.
Surpi, Ni Kadek. “Ni Kadek Surpi, “Evangelization and Causes of Religion Conversion from Hindu to Christian at Badung District Bali.” Analisa 19, no. 2 (2012): 159.
Tanhidy, Jamin. “Praktik Metode Penginjilan Pada Mata Kuliah Metode Penginjilan Stt Simpson Ungaran” 1, no. 1 (2017).
Theodorus Miraji. “Landasan Teologis Pendidikan Kristen Dan Relevansinya Bagi Pendidikan Kristen Masa Kini.” Jurnal Teologi El-Shadday 7, no. 2 (2020): 13–33. http://www.stt-elshadday.ac.id/e-journal/index.php/el-shadday.
Viana, Alista Lusia. “Pemertahanan Budaya Bali Pada Umat Kristen Di Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana Bali Dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sosiologi” (2021): 3.
DOI: https://doi.org/10.37731/log.v3i2.74
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Logia: Jurnal Teologi Pentakosta has been registered on:
.png)



