Pengaruh Keadaan Politik Terhadap Konsep Kerajaan Mesianik Pada Masa Intertestamental

Theodorus Miraji

Abstract


Keadaan politik pada masa Intertestamental tidak dapat dipisahkan dari keadaan politik di Perjanjian lama, dan sangat berpengaruh pada keadaan politik di Perjanjia Baru. Keadaan politik juga membentuk konsep Bangsa Israel tentang Mesias dan kerajaan Mesianik yang sudah dijanjikan oleh para Nabi sebelum akhirnya Tuhan seolah diam pada masa intertestamental. Kondisi politik yang berubah ubah sangat mempengaruhi pemikiran bangsa Israel. Perubahan kekuasaan dari Persia ke Romawi membuat bangsa Israel mengharapkan sosok Mesias seperti Alexander Agung atau raja raja lain. Helenisme yang ada membuat bangsa Israel meyakini bahwa Mesias akan menyatukan Israel yang sudah terpecah. Gerakan Makabe yang sempat meledak, membuat bangsa Israel mengharapkan ada pemulihan harga diri sebagai sebuah bangsa pilihan. Namun konsep kerajaan Mesianik seperti itu ternyata tidak terjadi dan kenyataannya Yesus sang Mesias datang untuk menaklukkan dosa, menyatukan manusia dalam kebenaran, memulihkan hubungan dengan Allah dan membangun kerajaan Allah bagi manusia. Kata Kunci : Keadaan Politik, Kerajaan Mesianik, Intertestamental

Full Text:

PDF

References


Amzallag, Nissim. “Yahweh, the Canaanite God of Metallurgy?” Journal for the Study of the Old Testament 33, no. 4 (2009): 387–404.

Arifianto, Yonatan Alex, and Joseph Christ Santo. “Memahami Hukuman Salib Dalam Perspektif Intertestamental Sampai Dengan Perjanjian Baru.” soteria: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 3, no. 1 (2020): 43–52.

Buntu, Ivan Sampe. “Membaca Teks Dalam Pandangan Poskolonial: Catatan Kritis Atas Bacaan Terhadap Teks Kitab Suci.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 1, no. 2 (2018): 179–190.

Condro, Kuncoro. “Nubuatan Tentang Mesias Dari Kitab Para Nabi.” Sanctum Domine: Jurnal Teologi 5, no. 1 (2017): 23–34.

Crawford Howell Toy. “Jewish Encyclopedia.” Last modified 2012. Accessed September 3, 2020. http://www.jewishencyclopedia.com/articles/12411-psalms-of-solomon-the.

D.G, Stalling, and K.A Kichen. Lahir, Kelahiran Kembali. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2001.

Drane, John. Memahami Perjanjian Lama 1. Jakarta: Persekutuan Pembaca Alkitab, 2009.

Dyrness, William. Tema-Tema Dalam Teologi Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, 2004.

Evans, Craig A. “Messianic Hopes and Messianic Figures” 3 (2006): 9–40.

France, R. “Jesus the Saviour: Studies in New Testament Theology.” Scottish Journal of Theology 45, no. 3 (n.d.): 413–415.

Hardmeier, Christof. “Old Testament Exegesis and Linguistic Narrative Research.” Poetics 15, no. 1–2 (1986): 89–109.

Hasan Sutanto. Perjanjian Baru Interinear Yunani-Indonesia Dan Konkordansi Perjanjian Baru (PBIK) Jilid 1 Dan 2. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2010.

Hermanto, Yanto Paulus. “Karya Allah Pada Masa Intertestamen.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 3, no. 2 (2019): 162.

Jagersma, H. Dari Aleksander Agung Sampai Bar Kokhba. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1991.

Johansson, Daniel. “The Identity of Jesus in the Gospel of Mark: Past and Present Proposals.” Currents in Research 9, no. 3 (2011): 364–393.

Jun, Chul Min. “The Paradigm Shift of Practical Theology and Theological Practice to Overcome Modernism and Postmodernism.” Pacific Science Review 16, no. 2 (2014): 156–166. http://dx.doi.org/10.1016/j.pscr.2014.08.028.

Kalimi, Issac. The Reshaping of Ancient Israelity History in Chronicles. Indiana: Eisenbrouns Publisher, 2005.

Kim, Sook-young. “The Trajectory of the " Warrior Messiah " Motif in Scripture and Intertestamental Writings Andrews University Digital Library of Dissertations and Theses .” (2008).

Klausner, J. The Messianic Idea in Israel Form Its Beginning to the Completion in the Mishnah. London: Creative Media Partners, LLC, 1956.

Kristriyanto, Kristriyanto. “Yesus Kristus Juru Ruwat Manusia: Sebuah Pendekatan Semiotika Dalam Gereja Kristen Jawa.” Kurios 4, no. 1 (2018): 39.

Magness, Jody. The Archaeology of the Holy Land. Cambridge: Cambridge University Press, 2012.

Mansour, Ahmad M., Daniel Gold, Haytham I. Salti, and Zaher M. Sbeity. “The Eye in the Old Testament and Talmud.” Survey of Ophthalmology 49, no. 4 (2004): 446–453.

Packer, J.I. Tenney, Merrill C. White, and William. Dunia Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas, 2000.

Putra, Adi. “Memahami Bangsa-Bangsa Lain Dalam Injil Matius.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 1, no. 2 (2018): 243–252.

Sapir, Gideon, and Daniel Statman. “State and Religion in Israel.” State and Religion in Israel (2019): 107–121.

Schreiner, Thomas R. New Testament Theology. Grand Rapids, Michigan: Baker Academic, 2015.

Sérandour, Arnaud. “On the Appearance of a Monotheism in the Religion of Israel (3rd Century BC or Later?).” Diogenes 52, no. 1 (2005): 33–45.

Sihaloho, Hery. “Nubuatan Tentang Mesias Dalam Perjanjian Lama Berdasarkan Kitab Sejarah.” Kurios 3, no. 1 (2018): 12.

Sihite, Jelita. “Berteologi Dan Melayani.” Kurios 1, no. 1 (2018): 67.

Spiro, RabbiKen. The Revolt of the Maccabees. Jerusalem: Jewish Pathway, 2008.

Steven, Iwan. “Kitab Henokh: Buku Untuk Generasi Akhir Zaman.” Last modified 2016. Accessed September 4, 2020. https://kitabhenokh.wordpress.com/2016/08/31/kitab-henokh-buku-untuk-generas-akhir-zaman/.

Wahono, Wismoady. Di Sini Kutemukan: Petunjuk Mempelajari Dan Mengajarkan Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

Weyde, Karl William. Prophecy and Teaching. New York: Wolter de Gruyte, 2000.

WIBOWO, A.M. “Penanaman Nilai-Nilai Nasionalisme Melalui Pendidikan Agama Pada Sekolah Menengah Atas Di Perbatasan Negara.” Penamas 28, no. 3 (2015): 395–412.

Zaluchu, Sonny Eli. Shofar. Semarang: Golden Gate Publishing, 2015.

Zaluchu, Sonny, Nur Juniati Waruwu, and Eirene Kardiani Gulo. “Pengharapan Mesianik Di Dalam Kitab Ester Melalui Pendekatan Teologis-Akrostik-Plot.” VOX DEI: Jurnal Teologi dan Pastoral 1, no. 1 (2020): 1–15.




DOI: https://doi.org/10.37731/log.v2i1.47

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Logia: Jurnal Teologi Pentakosta has been registered on: