Dampak Hati yang Gembira Terhadap Kesehatan Jasmani : Eksposisi Amsal 17:22

Felicia Irawaty

Abstract


Kesehatan merupakan dambaan setiap manusia, dapat dikatakan bahwa kesehatan merupakan bagian dari kesejahteraan di samping sandang,pangan dan papan. Namun di dalam kehidupan manusia terdapat hal - hal yang menjadi penyebab terganggunya kesehatan, dimana terganggunya kesehatan seseorang disebut dengan sakit. Konsep sehat dan sakit dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti faktor biologis, yaitu pemahaman seseorang tentang kondisi fisiologis, faktor psikologis, namun bagi orang Kristen ada sebuah faktor yang tidak kalah penting yaitu faktor religius/kepercayaan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Teologi Biblika. Teologi Biblika mencakup pendekatan hermeneutik untuk pengkajian Alkitab dengan tujuan memahami makna teks dalam konteks penulis mula-mula sehingga akan menemukan hasil penelitian berupa makna hati yang gembira di dalam Amsal 17:22 dan terbukti bahwa hati yang gembira berdampak positif bagi kesehatan jasmani manusia.
Kata kunci : Kesehatan jasmani, hati yang gembira, Amsal 17:22

Full Text:

PDF

References


Ahn, Doohwan. “From Greece to Babylon: The Political Thought of Andrew Michael Ramsay (1686-1743).” History of European Ideas 37, no. 4 (2011): 421–437.

Alden, Robert L. Tafsiran Praktis Kitab Amsal - Ajaran Untuk Memiliki Kehidupan Teratur Dan Bahagia. Malang: Literatur SAAT, 2008.

Andreas B. Subagyo. Pengantar Riset Kuantitatif Dan Kualitatif. Bandung: Kalam Hidup, 2004.

Fountain, Daniel.E. Kesehatan, Alkitab & Gereja. Bandung: Lembaga Literatur Baptis, 2003.

Gunawan, Agung. “Pemuridan Dan Kedewasaan Rohani.” Jurnal Theologia Aletheia 19, no. 12 (2017): 1–17.

Hill, Andrew. E., and John H Walton. Survei Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, 2013.

Humas, promkes kemenkes –. “Hati Yang Gembira Adalah Obat.”

Kaiser, Walter C. Toward an Old Testament Theology. Zondervan, 1991.

Kalis Stevanus. Inner Healing. Yogyakarta: Kanisius, 2016.

Krisna Triyono, Samuel Dwi, and Yohanes K. Herdiyanto. “Konsep Sehat Dan Sakit Pada Individu Dengan Urolithiasis (Kencing Batu) Di Kabupaten Klungkung, Bali.” Jurnal Psikologi Udayana 4, no. 02 (2018): 263.

Newman, Barclay and. A Concise Greek-English Lexicon Dictionary of The New Testament. Sttutgart: German Bible Society, 1993.

Noor Mutsaqof, Ahmad Aniq, Wiharto -, and Esti Suryani. “Sistem Pakar Untuk Mendiagnosis Penyakit Infeksi Menggunakan Forward Chaining.” Jurnal Teknologi & Informasi ITSmart 4, no. 1 (2016): 43.

Risiko, Faktor, Yang Berhubungan, and Dengan Kejadian. “Faktor Resiko Terjadi Kusta.Pdf” 3, no. 1 (2014): 1–10.

Samarenna, Desti. “Berteologi Dalam Konteks Indonesia Modern.” Sekolah Tinggi Teologi International Harvest Semarang 7558 (2017): 19–28.

Stevanus, Kalis. Penyesatan Terselubung Dalam Gereja Masa Kini. Yogyakarta: Randa’s Family, 2007.

Temple, Merfyn M. Allah Dan Manusia. Bandung: Penerbit Kalam Hidup, 1973.

Windraswara, Rudatin, and Fatkhi Ani Rizki. “Analisis Daerah Rawan Air Dan Rawan Penyakit Berbasis Lingkungan Pada Daerah Padat Penduduk Dengan Water Stress Index Calculation.” Jurnal of Health Education 2, no. 2 (2017): 171–178.

Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan. 1st ed. Malang: Gandum Mas, 1993.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, n.d.




DOI: https://doi.org/10.37731/log.v1i2.41

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Logia: Jurnal Teologi Pentakosta has been registered on:

   About the Journal | Prologue: Journal on Language and Literature

View My Stats